Posts

Showing posts from 2013

Ya, Mereka Sahabatku

Sahabatmu adalah mereka yang tidak menutup mata atau seolah membutakan diri dari penglihatannya. Sahabatmu memedulikanmu dengan sebaik-baiknya. Sahabatmu punya dunia untukmu dan membagi dunianya untukmu. Mereka punya tangan-tangan yang sedia mengangkatmu bila itu perlu. Mereka tak pernah membenamkanmu ke dalam kerasnya dunia, Tapi mengajarimu melawan segala halauan. Mereka yang akan menarikmu dari nafsu duniawi yang membutakan. Mereka menuntunmu keluar dari kotak rasa nyamanmu yang sebenarnya adalah lubang yang akan menjerumuskanmu semakin dalam.
Mereka akan ada untuk menantang dunia selama itu bersama …

"Maaf, Saya Masih Belajar"

Ini bukan tulisan tentang kepolosan atau keluguan, bukan pula tulisan yang berharap memperoleh respon rasa maklum dari siapapun, ini hanya tulisan tentang kesadaran diri sendiri, bahwa pada kenyataannya saya masih belajar, ya … dalam beberapa hal, atau bahkan banyak hal. 1.Menjaga lisan. Bukanlah hal yang mudah untuk menjaga apa yang hendak dikeluarkan dari mulut yaitu ucapan. Terkadang, ada kalanya menyakiti seseorang, dua orang, dan mungkin saja lebih banyak dari itu. "Tapi apalah artinya pertambahan umur" Saya termotivasi dari itu, bahwa semakin bertambah usia, saya harus semakin baik dalam mengontrol lidah. Semakin menyadari makna dari "mulutmu harimaumu". Maka maaf karena saya masih belajar, dan seringkali luput karena kurang mawas diri. :) 2.Berbaik sangka. Orang saling menyuruh untuk saling berbaik sangka. Semudah itukah? Realitasnya tidak semua orang bisa kita kenakan pasal ini, kepada orang yang sudah berlabel "tidak bisa dipercaya", bisa jadi berburuk sa…

Bukan Salah Terpaan Angin

Apalah yang kokoh di dunia ini, sehandal apapun makhluk bernama manusia mencoba membuat gedung pencakar langit setinggi-tingginya, -dengan embel-embel "pastilah" kokoh- nyatanya terkadang kita dengar gedung rubuh. Pernah pula mendengar gedung hancur, dengan apa? Hanya dengan sentilan tangan Tuhan. Singkatnya kita sebut takdir, bergulir selaras dengan detik yang telah berubah ke menit, begitu pula dengan berjalannya menit menuju jam yang kemudian berganti ke hitungan hari. Maka lihatlah daun, bila sudah datang waktu untuknya gugur, siapa yang akan di salahkan? Tiada seorangpun! Bukan salah terpaan angin yang membuatnya terhuyung, melainkan telah digariskan bahwa pada suatu detik yang tidak kita ketahui, daun itu sampai pada masanya. Tiba saat dimana daun akan menerima perubahan, tidak lagi mengudara, namun menjejak ke tanah, sekedar untuk pengalaman, sebelum dia benar-benar hancur dan tak lagi tersentuh. Biarkan itu sebagai perumpaan untuk kita, betapanya kita keluhkan suatu hal, k…

Baik Berbalas Buruk

Sebelumnya, terajukan sebuah pertanyaan. Mengapa ada orang 'buruk' diantara mereka yang baik? Bukankah mereka yang tidak baik tak punya pengaruh selain dalam hal menekan mereka yang baik? Jawaban yang semoga saja benar dan disetujui adalah karena Tuhan hendak menunjukkan kuasanya yang serba mampu menguji manusia terpilih lewat manusia-manusia lain yang bahkan saudaranya sendiri. Manusia bergenre buruk tercipta sebagai teruji dan penguji. Mereka handal sebagai penguji, dan gagal saat diuji. Penjelasannya adalah mereka diuji Tuhan apakah dapat menghalau segala goda dan bujuk setan, tapi gagal. Mereka tidak menepisnya, dan jadilah mereka sebagai pihak yang menguji manusia lain yang bisa jadi terpilih karena kebaikannya. Pengaruh macam apa yang mereka bawa? Semoga mendekati pemikiran kalian! Sebuah batu besar hanya dengan tetes demi tetes air yang mengalir terus dan berkepanjangan mampu mengikis lapisan batu tersebut, lapisan luar, sampai akhirnya mendalam. Umpamakan orang baik adalah ba…

Sajak Senja

SENJA DI MATA

Be Yourself !

MELAMAR KEMATIAN