Barangkali...

Aku baru berfikir sembari berlatarkan hujan.

Barangkali, kehidupanku saat ini, yang sering aku keluhkan, yang sering aku bandingkan, adalah kehidupan yang diharapkan oleh orang lain. Ada orang-orang yang menghitung hari karena waktunya sempit. Ada yang bahkan belum melihat pagi tapi sudah dipanggil. Sepantasnya aku berterimakasih.

Barangkali, mereka yang tidak punya rumah mendambakan rumah tak seberapa milikku, tapi setidaknya aku memiliki tempat bernaung. Sehingga aku terhindar dari panas dan hujan. Sehingga aku tidur dengan nyenyak. Sepantasnya aku bersyukur.

Barangkali, kampus tempatku kuliah yang tidak ku jalani dengan maksimal, adalah kampus yang ditangisi orang-orang yang gagal mendapatkannya, juga ditangisi mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk mengecap bangku kuliah karena keterbatasan. Sepantasnya aku berubah.

Barangkali, makanan yang aku sia-siakan, aku acuhkan hanya karena selera semata, adalah makanan yang diingini oleh orang lain diluar sana, yang bahkan dengan sehari saja makan mereka tetap bersemangat bekerja. Sepantasnya aku mengerti.

Barangkali, pakaian yang aku kenakan, yang dibeli setelah merengek kepada Ibu, adalah pakaian mewah bagi mereka yang bisa berganti baju saja sudah merasa cukup, terlepas dari baju bekas, baju murah, baju pemberian, dan segala kesederhanaan yang ada. Sepantasnya aku tidak menuntut.

Barangkali, teman yang aku sakiti adalah sosok yang dipikirkan oleh mereka yang sendiri, mereka yang tidak berani, entah tidak berani memulai, tidak berani menjalani, atau tidak berani berbagi. Harusnya aku menjaga.

Barangkali, keluarga yang sering aku nomor duakan, adalah "rumah" yang dirindukan mereka yang yatim, yang piatu, yang anak tunggal, bahkan sebatang kara. Harusnya aku sadar.

Ternyata, banyak hal yang patut disyukuri, terlepas dari siapa aku, siapa kamu. Karena aku, kamu, punya sisi untuk berbahagia, juga punya sisi sedih namun tak boleh berlarut. Kita punya dunia yang menjadi tempat belajar, dan belajar bisa dari mana saja, bukan? Terimakasih hujan, telah membuatku belajar merasa...

Comments

Popular Posts