Asa pada Jakarta

Jakarta, Ibukota.
Jika kumuh-mu tak menyurutkan niat para pendatang.
Mungkin megah-mu jauh lebih mengundang.

Jakarta, Ibukota.
Kriminal yang terdengar.
Kalah dengan lampu yang berpendar.
Nyatanya, penghunimu tetap memenuhi bar.

Jakarta, Ibukota.
Sepetak rumah yang digusur.
Tak boleh membuat wargamu rusuh.
Katamu, semua demi kepentingan umum.

Jakarta, Ibukota.
Mereka yang tak bersertifikat.
Apa tak boleh menyuarakan pendapat?
Pun mereka menetap.
Walau kadang tak beratap.

Jakarta, Ibukota.
Tanahmu ditapak.
Oleh ribuan jejak.
Langitmu ditatap.
Walau dengan meratap.
Semua,
Karena asa,
dan Percaya.

Maka, peluk mimpi dan harap mereka,
Jangan biarkan ada kecewa.

whatsnewjakarta.com

Comments

Popular posts from this blog

Berbagi Pengalaman (Magang): Apa itu Digital Marketing dan Apa Saja Tugasnya?

Review Fillm The Doll 2 - Film Horror Indonesia

Untuk Putriku Kelak